IDENTITAS SEKOLAH

SMA Negeri 68 Jakarta adalah sekolah menengah atas negeri percontohan yang berkedudukan di Jakarta Pusat. Sejak awal pendirian SMA Negeri 68 Jakarta, pemerintah telah mencanangkan sekolah ini sebagai sekolah percontohan yang dapat menjadi barometer sekolah di DKI Jakarta. SMA Negeri 68 diresmikan oleh Presiden ke-dua Republik Indonesia, Soeharto, 29 Agustus 1981. Dalam komplek tersebut juga termasuk SMP Negeri 216 Jakarta, SD Negeri Kenari 7-12 Jakarta dan gedung multifungsi Menza. Sampai saat ini masyarakat mengenal kompleks ini sebagai Kompleks Pendidikan Salemba 18.
Telah 38 tahun sekolah ini berdiri. Perubahan kurikulum dan paradigma belajar terus dilakukan sejalan dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan masyarakat. Kurikulum 2004 (KBK) telah dilaksanakan secara penuh sejak tahun ajaran 2005/2006 pada semua jenjang kelas. Pada tahun yang sama juga terbentuk layanan kelas internasional dengan mengacu pada Kurikulum Cambridge. Pada tahun ajaran 2006/2007 sekolah ini telah ditunjuk sebagai Rintisan Sekolah nasional Berstandar Internasional. Pelaksanaan RSBI baru akan dilaksanakan mulai tahun ajaran 2008 – 2009 di kelas X. SMA Negeri 68 menjadi sekolah pertama yang menggunakan Kurikulum 2013 dan melakukan program penjurusan semenjak awal masuk kelas 10.

Rintisan Sekolah Berstandar Internasional
Penunjukkan sebagai Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) memacu sekolah untuk meningkatkan mutu dan kinerja sekolah. Berbagai upaya yang telah dilakukan untuk mencapai sasaran tersebut antara lain adalah pelaksanaan ISO 9001 – 2000 dan pengembangan KTSP dengan memperkaya muatan internasional kedalamnya. Sebagai sekolah yang berlokasi di Ibukota negara, SMA Negeri 68 memiliki komitmen untuk menjadikan sekolah ini sebagai sekolah yang memiliki keunggulan di bidang IPTEK. Hal ini didasari oleh kondisi obyektif lingkungan, SDM serta potensi siswa.